45 hari sudah menginap di salah satu hotel bonafide di kota Palembang. Hari-hari terakhir yang penuh dengan ketidaknyamanan, keraguan dan keresahan karena ketidakpastian payment, akhirnya berakhir juga kemarin. Kita terpaksa dengan inisiatif sendiri checkout tanpa pelunasan sewa kamar. Sungguh, kita hanya tidak ingin lebih menambah beban perusahaan lagi walaupun pada awalnya semua ini bukan ide kita.
Dengan wajah yang dipaksakan ceria kita menghadap recepcionist untuk segera melaksanakan tata cara checkout yang santun ^^, yang juga memasang tampang yang begitu bersahabat namun seakan berkata, “Nggak usah datang kembalilah kalau nggak sanggup bayar. Jangan banyak kali gaya kalian!” Ha ha, mungkin perasaanku saja…
45 hari menginap di hotel bagiku adalah sebuah record tersendiri yang nggak semua orang akan berkesempatan untuk mengalaminya karena bagi kebanyakan orang lebih baik nge-kost saja sebulan dua bulan daripada menghabiskan duit puluhan juta. Untunglah yang bayar adalah perusahaan walaupun akhirnya pembayarannya ngadat, efek krisis global, katanya…
Selama menginap mungkin para pegawai di hotel tersebut mengira kami adalah orang yang hebat karena sanggu

p menginap dalam waktu yang lama, memang hebat perusahaan kita ini ^^. Pelayanan begitu memuaskan, wajah-wajah tersenyum begitu ramah seperti hamba yang siap melayani rajanya, “Orang kaya, nih. Harus hormat…” mungkin begitu kata dalam hatinya.
Setiap pagi sarapan selalu di-service para pelayan dengan penuh pengabdian (tapi Cuma satu pelayan yang melekat dihati, manis sih orangnya, type gue banget). Tapi sebenarnya bila mereka jeli mereka akan tahu bahwa sebenarnya daku ini kere, kenapa? Karena snack & minuman di kulkas nggak pernah disentuh selama 45 hari!! Karena selama 45 hari nggak pernah ada pakaian kotor untuk di-laundry! Karena nggak pernah mencoba fasilitas-fasilitas hotel seperti Spa, Bar & Lounge, Restaurant, dll Karena semua hal-hal ini perlu pembayaran, dan jelas daku merasa sayang bila harus merogoh koceh mahal-mahal untuk hal-hal tersebut. Mending beli snack dan laundry diluar, prinsip hemat ala golongan menengah kebawah^^

Walaupun pada akhirnya harus checkout dengan menahan malu karena harus meninggalkan outstanding payment sewa kamar tapi secara pribadi aku berterimakasih kepada perusahaan tercinta ini karena telah memberikan sebuah pengalaman yang tidak semua orang akan bisa mengalaminya.Banyak hal yang tidak bisa diungkapkan. I hope this crisis will end, then our company will grow up, up and up again!
Do the best!
Read more...